Bermain video game seringkali dilihat negatif oleh beberapa orang. Bermain game seringkali diibaratkan dengan pekerjaan pemalas serta menghabiskan waktu. Tetapi bila bermain game menjadi hal yang serius rupanya pekerjaan ini dapat menjadi satu karier serta bisa membuahkan penghasilan yang besar.

Ditambah lagi di era saat ini, banyak gamer profesional yang mendapatkan pendapatan fenomenal dari kompetisi-turnamen game yang mereka turuti. Tentu kamu ingin ketahui siapa sich gamer-gamer yang mempunyai pendapatan fenomenal ?

Lebih detilnya, di bawah ini jejeran gamer dengan pendapatan paling besar di dunia :

Tyler Blevins (Ninja)

Gamer dengan panggilan Ninja ini sudah menjadi bintang beberapa iklan produk di Amerika Serikat. Blevins tanda-tangani kontrak dengan Microsoft, serta figurnya menjadi salah satunya avatar di game Fortnite. Di YouTube, cowok 28 tahun ini sudah mempunyai 22,7 juta subscriber.

Felix Kjellberg (PewDiePie)

Cowok yang makin dikenali dengan panggilan PewDiePie ini menempati status kedua dalam perincian gamer paling kaya di dunia. Terakhir, dia memberitahukan akan istirahat dari YouTube untuk sesaat waktu. Dalam video bertopik “It’s been real, but I’m out!”, PewDiePie mengutarakan “Ini yang paling akhir” sebelumnya istirahat.

Johan Sundstein (N0tail)

Di Bulan Agustus tahun 2019 lalu Johan “N0tail” Sundstein sukses bawa OG mengusung Aegis of Champions dalam Kompetisi Dota 2 The International 2019. Hasilnya OG memiliki hak bawa pulang 45,5 % dari keseluruhan hadiah paling besar dalam riwayat esports. Mereka mendapatkan 15,6 juta USD (Rp222 miliar) dari keseluruhan hadiah 34 juta USD (Rp484 miliar). Kesuksesan ini tempatkan N0tail jadi salah satunya gamer paling kaya di dunia.

Jesse Vainikka (JerAx)

Dengan N0tail pada sebuah team OG, JerAx memperoleh pendapatan yang mengagumkan sesudah memenangi Kompetisi Dota 2 The International 2019.

Anathan Pham (ana)

Pendapatan Anathan ‘ana’ Pham langsung juga menyerobot ke posisi paling atas daftar olahragawan esports paling kaya dunia. Sesudah memenangi Kompetisi Dota 2 The International 2019 dengan ke-5 temannya.

Sebastien Debs (Ceb)

Sesudah mengusung Aegis of Champions dengan back to back, Sebastien ‘Ceb’ Debs mendapatkan penambahan pendapatan sebesar US$3,1 juta. Ini membuat ada di urutan ke-4 dengan ke-3 rekanan 1 teamnya yang ada di rangking atas.

Topias Taavitsainen (Topson)

Topias ‘Topson’ Taavitsainen kemungkinan mejadi pemain yang namanya langsung melesat sesudah sukses memenangi Kompetisi Dota 2 The International 2019. Pemain mid dari team OG ini sukses menempati rangking ke-5 dalam perincian pemain esport paling kaya.

Kuro Takhasomi (KuroKy)

KuroKy ialah kapten dari team Liquid. Sesudah memperoleh kejuaran bersama-sama liquid dalam Dota 2 yakni The International 2017, KuroKy sekarang menempati rangking ke enam.

Amer Al-Barkawi (Miracle)

Amer Al-Barkawi atau umum dipanggil Miracle ini adalah pro player dengan role Core yang paling mengagumkan. Sempat bemain di OG, Miracle_ pernah jadi pemain esport paling kaya sesudah memenangi Dota 2 The International 2017 bersama-sama team Liquid.

Mark Fischbach (Markiplier)

Gamer yang dipanggil Markiplier ini mendapatkan pendapatan sampai Rp 191 miliar dari pekerjaannya. Markiplier seringkali membuat video reaksinya waktu mainkan game seram, seperti ‘Amnesia: The Dark Descent’. Dia sempat juga meluncurkan film original YouTube berjudul ‘A Heist with Markiplier’, yang sangat mungkin pemirsa untuk memutuskan sendiri alur ceritanya.

Michael Grzesiek (Shroud)

Tidak sama dengan gamer di atas, Michael Grzesiek alias Shroud tidak populer sebab 1 game saja. Dia mainkan video game dari Electronic Arts, Ubisoft, sampai Activision Blizzard. Cowok 25 tahun ini mencapai ranah fashion melalui kerjasamanya dengan merek Jinx.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *